Ayam Hias dan Ayam Aduan Dipelihara oleh para pehobi

Kandang Ayam Hias

JENIS AYAM YANG DIMINATI PENGHOBI

Jika ayam ternak dimanfaatkan telur atau dagingnya, ayam hias atau aduan ditujukan untuk hobi. Ayam ini dirawat sebaik-baiknya agar bisa menang kontes atau dilatih agar garang saat bertanding. Berikut ini beberapa jenis ayam yang sering dipelihara para pehobi.

  • Ayam kate atau katai

    Ayam ini ditemukan tahun 1700-an di daerah Bantam (sekarang namanya Banten) oleh pedagang Eropa. Di Inggris, ayam ini dikenal sebagai bantam chicken. Ayam kate terkenal memiliki badan yang kecil dan pendek. Jika dirawat dengan baik, ayam kate bisa menghasilkan bulu yang bagus, lho.

 

  • Ayam bangkok

    Ayam ini aslinya berasal dari Bangkok, Thailand. Namun, karena banyak disilangkan dengan jenis ayam lain, sulit diketahui mana ayam yang asli ras Bangkok. Ayam bangkok adalah petarung yang andal dan berani mati. Leher yang panjang, dada tegap, dan tubuh yang besar menjadi ciri khasnya.

 

  • Ayam cemani

    Warna serba hitam menjadi ciri khas utama ayam cemani. Mulai dari kaki, bulu, kepala, hingga jenggernya berwarna hitam. Namun, ayam hias ini juga bisa dimakan, lho. Biasanya harga ayam cemani tergolong tinggi.

 

  • Ayam ketawa

    Sekilas tidak ada yang spesial dari ayam ini, hanya seperti ayam jago atau pejantan lainnya saja. Saat berkokok, ayam ini mengeluarkan suara seperti orang tertawa. Inilah yang membuatnya spesial di kalangan para pehobi ayam hias. Kehadirannya bisa membuat suasana rumah lebih ramai dan terasa lebih bahagia.

 

  • Ayam onagadori

    Ayam asal Jepang ini memiliki ekor yang panjang dan indah. Ia suka habitat yang luas, bahkan sering bertengger di dahan pohon. Jika sudah begini, keindahan ekornya akan makin keluar. Panjang tubuhnya bisa mencapai 1,5 meter, bahkan di Jepang bisa lebih dari 10 meter. Anda perlu menyiapkan kandang yang luas untuk memelihara ayam ini.

 

Kandang ayam hias biasanya dibuat lebih personal. Desainnya pun dibuat lebih estetik dan bagus karena bisa meningkatkan harga jual. Namun, tak jarang juga yang hanya membuat kandangnya dari bambu atau kayu sederhana.

Cara memilih kandang ayam

Sebelum membeli kandang ayam, baca terlebih dahulu beberapa tips berikut ini. Semoga dapat membantu Anda untuk lebih mengenal tentang karakter ayam, jenis kandang, serta bahan yang cocok.

Pilih berdasarkan jenis kandangya

Ada beberapa jenis kandang ayam yang bisa Anda beli atau buat untuk ayam kesayangan Anda. Contohnya adalah kandang umbaran, kurungan, dan kandang baterai (tunnel). Simak perbedaannya, yuk.

Kandang ayam umbaran: Ayam dibiarkan bebas

Kandang umbaran berasal dari kata umbar yang artinya mengumbar atau membiarkan. Pada dasarnya, kandang umbaran hanyalah memberikan penyekat di halaman yang dijadikan kandang ayam. Sekat bisa berupa jaring kawat atau nilon dengan tiang berbahan kayu. Desainnya disesuaikan dengan seberapa luas ruangan yang dijadikan kandang ayam.

Interiornya pun dibiarkan tanpa sekat-sekat. Ayam di dalam kandang umbaran bisa bergerak bebas, meskipun jaraknya tidak luas. Namun, dengan model kandang seperti ini, bisa terjadi kompetisi saat makan ataupun perkelahian antar ayam. Hal inilah yang harus disiasati dengan baik agar ayam-ayam Anda tidak mati atau mengalami gizi yang tidak seimbang.

Kurungan ayam: Model tradisional dan lebih ekonomis

Jika kapasitas kandang umbaran tergantung pada jumlah ayamnya, kurungan ayam lebih bersifat personal. Satu kurungan hanya untuk satu ayam. Kurungan ayam biasanya terbuat dari kayu tipis atau bambu. Kelebihan tipe kurungan tradisional ini adalah harganya yang ekonomis dan desainnya simpel sehingga pembuatannya mudah.

Tipe kandang ini juga ringan dan mudah dibawa atau digeser ke spot yang Anda inginkan. Kurungan ayam seperti ini cocok untuk menjemur ayam jago Anda setelah dimandikan. Kekurangannya adalah kurang tahan lama dan risiko ayam untuk kabur lebih besar. Jadi, agak riskan untuk menyimpan ayam di kandang jenis kurungan pada malam hari. Selain itu, jika ukuran kurungannya sempit, ayam akan lebih malas gerak.

Kandang baterai (tunnel): Digunakan untuk beternak ayam petelur

Konsepnya sebenarnya mirip kurungan ayam, tetapi ukurannya lebih luas dan memanjang. Lalu, kandang diberikan sekat berjarak agar ayam tidak rebutan pakan atau berkelahi. Jika kurangan ayam berbentuk kotak atau bulat hanya bisa untuk 1–2 ekor ayam, kandang ini lebih muat banyak.

Kandang baterai bisa digunakan untuk beternak ayam petelur atau broiler. Untuk skala rumahan, Anda bisa membuat kandang baterai satu hingga dua tingkat. Kandang ini memudahkan peternak dalam memberikan pakan dan melihat perkembangan ayam. Namun, karena didiamkan dalam ruangan bersekat, ayam jadi lebih malas gerak dan bisa stres.

Ketahui bahan pembuat kandang ayam

Kandang ayam bisa dibuat dari berbagai macam bahan. Kandang tradisional biasanya terbuat dari bambu atau kayu. Sementara itu, kandang ayam modern terbuat dari baja ringan atau galvanis. Berikut ini perbedaan setiap bahan.

  • Bambu: Lentur dan harganya ekonomis. Kekurangannya adalah lebih cepat rusak dan kurang kuat.
  • Kayu: Lebih kukuh dibandingkan bambu dan lebih tahan lama. Biasanya digunakan untuk kandang jenis kurungan kotak atau umbaran. Lalu, bahan kayu dikombinasikan lagi dengan kawat besi untuk membatasi ayam. Harganya sedikit lebih tinggi dibandingkan kandang bambu.
  • Baja ringan atau galvanis: Kedua bahan ini sebenarnya sama. Baja ringan adalah nama bahannya, sedangkan galvanis adalah nama dagangnya. Meski bobotnya ringan, kekuatan produk berbahan galvanis sangat bagus. Namun, jika cuaca panas, galvanis sangat menyerap panas sehingga ayam bisa kepanasan. Solusinya, Anda wajib memiliki kanopi atau meletakkannya di ruangan tertutup.

    10 Rekomendasi kandang ayam terbaik

    Berikut ini sepuluh kandang ayam terbaik yang kami pilihkan untuk Anda berdasarkan poin memilih di atas. Daftar rekomendasi produk di bawah ini kami urutkan berdasarkan popularitasnya di marketplace Shopee dan Tokopedia. Pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda, ya.

    Kukuh dan tidak gampang goyang saat diterpa angin

    Kurungan bulat berbahan bambu merupakan salah satu kandang ayam tradisional yang masih sering dipakai. Jika Anda memelihara ayam dengan metode kandang umbaran dan jumlahnya masih sedikit, Anda bisa membeli produk ini.

    Saat siang ayam dibiarkan bebas, malamnya Anda kurung dengan produk ini. Bahan bambunya bagus dan kuat sehingga tidak mudah roboh saat ada angin. Namun, sebaiknya Anda memperhatikan kesesuaian ukuran kandang dengan ayam Anda.