Ayam Hias Yang Cocok Dipelihara Dirumah

Ingin memelihara ayam hias di rumah? Yuk, kenali dahulu ayam hias terbaik yang cocok dijadikan peliharaan di rumah!

Ayam merupakan salah satu unggas yang sering dijadikan peliharaan oleh banyak orang.

Eits, bukan jenis ayam petelur atau pedaging ya, tetapi ayam hias.

Ayam jenis ini dinilai memiliki bentuk tubuh yang sangat unik dan indah dipandang.

Selain itu, ayam hias memiliki ciri khas pada suara, warna, dan bulunya.

Mereka dianggap bisa menjadi penghibur di kala stres melanda.

Jika kamu tertarik memeliharanya, terlebih dahulu kamu perlu mengenali jenis-jenisnya.

Dihimpun dari berbagai sumber, simak yuk ulasan jenis-jenis ayam hias di bawah ini!

10 Ayam Hias yang Cocok Dipelihara di Rumah

1. Ayam Kapas

Ayam kapas merupakan ayam hias yang cukup populer di Indonesia, karena keindahan bulunya yang menyerupai kapas.

Sering disebut ayam silkie, ayam ini ternyata berasal dari negeri China, lo.

Ayam ini memiliki bulu yang mengembang berdiri, sehingga membuatnya terlihat sangat lucu dan menawan.

Bulu tersebut memiliki fungsi untuk menjaga tubuh agar tetap hangat.

Warna bulunya dominan putih dan di belakang jengger terdapat jambul yang tumbuh mengarah ke belakang.

2. Ayam Poland

Walau namanya Poland, ternyata ayam ini berasal dari Belanda, lo.

Ayam ini sering disebut ayam mahkota, ayam jambul, atau ayam tanduk, karena pada belakang jenggernya terdapat jambul yang lebat.

Jambulnya pun hampir menutupi bagian lingkar kepala hingga mata.

Raut wajahnya tampak sangat dingin, ya?

3. Ayam Mutiara

Bosan dengan bentuk tubuh ayam seperti yang biasa kita lihat?

Pelihara saja ayam mutiara ini di rumah!

Bentuk tubuhnya yang bantet dengan kepala yang kurus merupakan ciri khas dari ayam ini.

Bahkan, ayam mutiara jadi ayam favorit bagi penggemar ayam lo, karena

  • punya suara yang bising;
  • perangai yang cerewet;
  • bulu yang indah; dan
  • menghasilkan banyak telur.

    4. Ayam Cemani

    Ayam cemani merupakan jenis ayam yang berasal dari Indonesia.

    Sekujur tubuhnya, dari bulu, kulit, dubur, hingga kaki, berwarna hitam pekat.

    Walau berwarna hitam, daging ayam cemani tetap bisa dikonsumsi kok.

    Dengan keunikan tersebut, ayam cemani biasa dijual dengan harga yang cukup mahal.

    5. Ayam Pelung

    Ayam pelung merupakan jenis ayam hias yang berasal dari Cianjur, Jawa Barat.

    Dengan tubuh besarnya, ayam pelung tampak memiliki tubuh yang tegap, sehingga tembolok akan terlihat menonjol.

    Adapun, ciri khas dari ayam pelung yaitu

    • kakinya panjang dan kuat;
    • pahanya tebal;
    • jenggernya besar; dan
    • suara kokoknya merdu serta panjang mengalun.

    6. Ayam Batik

    Jenis ayam hias ini merupakan ayam yang berasal dari Inggris.

    Ciri khas dari ayam batik yaitu mempunyai motif seperti batik yang terukir rapi.

    Ayam sebright atau biasa dikenal ayam batik ini terdiri dari dua jenis.

    Jenis pertama adalah ayam batik Kanada yang punya warna dasar cokelat kemerahan dan yang kedual adalah ayam batik Itali yang punya warna dasar putih perak.

    Baca Juga : Cara Memenangkan Sabung Ayam Dengan Mengamati Fisik Ayam

    7. Ayam Onagadori

    Ayam yang memiliki ekor panjang ini berasal dari negara Jepang.

    Bahkan di Jepang, ekor dari ayam ini bisa mencapai 15 meter, lo.

    Sementara di Indonesia, ekor ayam onagadori hanya bisa mencapai 1,5 meter saja.

    8. Ayam Kalkun

    yam kalkun adalah salah satu ayam yang punya berbagai jenis, seperti

    • kalkun golden palm;
    • kalkun bronze;
    • kalkun royal palm;
    • kalkun bourbon red;
    • kalkun black Spanish;
    • kalkun self; dan
    • kalkun white holand.

    Ayam kalkun memiliki bulu yang indah dan postur tubuh yang besar, sehingga banyak orang yang menyukainya.

    9. Ayam Serama

    yam yang punya ukuran tubuh mungil ini ternyata berasal dari Malaysia, lo.

    Walau ukurannya mungil, yaitu sekitar 15-20 cm, ayam serama punya dada yang tegap sehingga terlihat gagah.

    10. Ayam Ketawa

    Mengapa hewan ini disebut ayam ketawa?

    Alasannya, ayam ini punya kokok yang mirip seperti orang sedang tertawa.

    Ayam yang berasal dari Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan ini punya postur tubuh dan sifat yang serupa dengan ayam kampung biasa.

    Perbedannya hanya terdengar dari kokoknya saja.