5 Tahap Pemberian Pakan Ayam Bangkok Berdasarkan Umur

5 Tahap Pemberian Pakan Ayam Bangkok Berdasarkan Umur

5 Tahap Pemberian Pakan Ayam Bangkok Berdasarkan Umur

Seperti hewan lainnya, dalam beternak ayam bangkok, pakan menjadi faktor yang sangat penting. Jika kamu menginginkan ayam yang sehat, kuat, dan tangguh, berikan pakan ayam bangkok yang tepat, baik jenis, waktu, maupun cara memberikannya.

Kebutuhan nutrisi ayam bangkok pada setiap tahap pertumbuhannya tidaklah sama. Oleh karena itu, pakan yang diberikan pada ayam pun berbeda, tergantung umurnya. Tulisan di bawah ini mengulas tahap pemberian pakan yang tepat berdasarkan usia ayam.

Pakan Ayam Bangkok Untuk Usia 2 Hari – 2 Minggu

Seperti hewan lainnya, dalam beternak ayam bangkok, pakan menjadi faktor yang sangat penting. Jika kamu menginginkan ayam yang sehat, kuat, dan tangguh, berikan pakan ayam bangkok yang tepat, baik jenis, waktu, maupun cara memberikannya.

Kebutuhan nutrisi ayam bangkok pada setiap tahap pertumbuhannya tidaklah sama. Oleh karena itu, pakan yang diberikan pada ayam pun berbeda, tergantung umurnya. Tulisan di bawah ini mengulas tahap pemberian pakan yang tepat berdasarkan usia ayam.

Pakan Ayam Bangkok Untuk Usia 2 Hari – 2 Minggu

pakan ayam bangkok berkualitas

Salah satu cara merawat ayam bangkok yang benar adalah memberikan pakan di waktu yang tepat, yaitu sesudah berusia 2 hari. Sebelum itu, ayam anakan cukup diberi air minum yang bisa juga dicampur vitamin.

Karena pada usia ini ayam masih sangat kecil dan lemah, makanan yang diberikan harus bertekstur halus. Anak ayam masih belajar untuk mematuk dan belum bisa menelan makanan yang ukurannya lebih besar.

Zat gizi yang paling dibutuhkan ayam bangkok pada usia ini adalah protein dan lemak. Oleh karena itu, pakan yang bagus untuk diberikan adalah pakan ayam pedaging. Selain tinggi protein dan lemak, ukurannya pas dan aromanya juga sangat disukai anak ayam.

 

Pakan Ayam Bangkok Untuk Usia 2 Minggu – 1 Bulan

Menginjak usia 2 minggu, keterampilan anak ayam bangkok untuk mematuk sudah semakin baik, bahkan mulai aktif mencari sendiri makanan di sekitarnya. Ia juga sudah mampu makan makanan yang berukuran agak besar.

Di usia ini, kebutuhan anak ayam akan nutrisi juga berubah. Untuk menjaga agar pertumbuhannya tetap normal, kandungan lemak pada pakan ayam harus dikurangi. Komposisi zat gizi yang paling baik untuk anak ayam usia ini adalah protein 20%, serat 6%, dan lemak 3%.

Jenis makanan yang biasa diberikan di usia ini adalah campuran antara bekatul, jagung, dan tepung ikan dengan perbadingan 3:2:1. Namun, makanan yang dicampur sendiri secara manual tidak dapat diukur nilai gizinya secara akurat sehingga bisa berubah-ubah.

Untuk memastikan komposisi nutrisinya sesuai dengan kebutuhan anak ayam, banyak peternak yang memilih menggunakan pakan khusus, seperti HI-PRO-VITE 591. Karena dibuat di pabrik, perbandingan masing-masing zat gizi dalam pakan ini sudah diukur secara tepat dan seimbang.

Pakan Ayam Bangkok Untuk Usia 1–3 Bulan

Pada rentang usia ini, anak ayam sudah mulai dilepas dari kandang atau diumbar, tetapi harus dibatasi karena masih rentan terhadap penyakit. Saat anak ayam berusia 1 bulan, pengumbaran bisa dilakukan paling lama 1 jam setiap hari dan pada umur 2 bulan, maksimal 2 jam setiap hari.

Masa pengumbaran ini sangat penting terutama jika KAMU memelihara atau membudidayakan ayam bangkok birma. Jenis ayam yang satu ini sangat terkenal aktif, lincah, dan cekatan. Jika selalu dikurung, ayam akan menjadi malas bergerak.

Pakan ayam bangkok yang paling tepat untuk usia ini adalah makanan khusus yang berkode 591,592, dan 593. Kode yang digunakan menunjukkan tahapan usianya, yaitu:

  • kode 591 untuk anak ayam usia 1 bulan;
  • kode 592 untuk anak ayam usia 2 bulan; dan
  • kode 593 untuk anak ayam berusia 3 bulan.

Agar ayam cepat gemuk, sebagian peternak memberikan kyojin atau pakan ayam-raksasa di usia 2 bulan. Pakan ini berupa campuran serbuk enzim dan bahan lain yang tinggi protein, lemak, serta kalsium dan biasa diberikan oleh para peternak ayam shamo di Jepang.

Pakan Ayam Bangkok untuk Usia 3 – 6 Bulan

pakan ayam bangkok

Memasuki usia ini, unggas muda semakin aktif mencari makan sendiri, berlari-lari, bahkan tarung-tarungan hingga berjam-jam lamanya, terutama ayam bangkok super. Pakan yang diberikan harus bisa memenuhi kebutuhan energinya yang semakin besar.

Pakan yang paling baik untuk diberikan adalah jenis khusus dengan kode 593 untuk umur 3 bulan dan kode 594 bagi umur 4 bulan. Untuk usia anak ayam yang sudah menginjak 6 bulan, gunakan campuran pakan butiran berkode 594 dengan beras merah.

Ayam juga bisa diberi suplemen tambahan, seperti vitamin B kompleks dan kalsium/kalk agar cepat besar. Fungsinya adalah untuk membantu supaya pertumbuhan bulu dan tulang berjalan secara maksimal.

Baca Juga : Vitamin Dan Manfaatnya Bagi Ayam Aduan

Pakan Ayam Bangkok untuk Usia 6 – 8 Bulan

pakan ayam bangkok

Ayam yang sudah mencapai usia 6 bulan sudah tergolong dewasa. Makanan yang dibutuhkan ayam pada usia ini, tepatnya di usia 7 bulan, adalah yang mengandung protein untuk membentuk tubuh dan otot yang kuat.

Beras merah adalah jenis pakan yang paling tepat untuk diberikan di usia ini, sebagai pengganti voer dan makanan pabrikan. Namun, voer masih bisa diberikan sesekali sampai proses pertumbuhan bulu-bulu ayam selesai dengan sempurna.

Contoh variasi makanan yang bisa diberikan adalah beras merah, nasi, atau voer dengan kode lebih tinggi. Beberapa jenis pakan ayam bangkok tersebut diberikan secara bergantian atau dicampur dan bisa diberikan dalam bentuk pakan basah maupun kering.

Pada usia ini, ayam bangkok betina sudah siap bertelur sehingga inilah waktu yang tepat bagi kamu jika ingin mengembangbiakkan ayam. Kamu bisa memberikan pakan khusus pada ayam agar cepat bertelur.

Pakan khusus tersebut berupa campuran antara pakan pabrikan, bekatul, nasi atau aking (dengan perbandingan 1:2:1) dan sedikit air. Selain itu, ada juga peternak yang menambahkan suplemen ke dalam minuman untuk calon indukan ayam.

Untuk menghemat biaya, pakan pabrikan bisa diganti dengan pakan fermentasi. Dedak/bekatul, gula pasir, suplemen probiotik, dan air dicampur dalam wadah tertutup dan difermentasikan selama 5 hari.

Badan yang tegap dan kuat adalah ciri khas sekaligus merupakan keunggulan yang dimiliki ayam bangkok yang membuat harganya tinggi dan banyak dicari. Semoga ulasan mengenai pakan ayam bangkok ini bisa membantumu sukses membudidayakan ayam jawara ini.

DAFTAR AKUN SABUNG AYAM 


www.mastersabung88.com
http://159.89.197.59/
https://linktr.ee/linkaja88
WA 081297392623

Vitamin dan Manfaatnya Untuk Ayam Aduan

Vitamin dan Manfaatnya Untuk Ayam Aduan

Membahas tentang pemberian suplemen vitamin pada ayam memang bukan hal yang baru, karena peternak sudah terbiasa memberikan vitamin secara rutin hampir setiap hari. Alasan pemberiannya pun beragam. Ada yang sekedar memenuhi program manajemen pemeliharaan yang diwajibkan oleh kemitraan, namun ada pula yang memberikan dengan alasan kuat karena tingkat stres lingkungan sedang tinggi.

 

Vitamin dan Manfaatnya

Vitamin merupakan senyawa organik yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit, namun sangat signifikan pengaruhnya terhadap metabolisme. Karena dibutuhkan sedikit, maka vitamin tergolong sebagai nutrisi mikro. Berdasarkan kelarutannya vitamin dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu vitamin larut lemak (vitamin A, D, E, dan K) dan vitamin larut air (vitamin B kompleks/B1 sampai B12) dan vitamin C).

Masing-masing vitamin memiliki fungsi dan peranan yang sangat besar terhadap produktivitas ayam. Berikut uraiannya:

  • Vitamin A: berperan menjaga stabilitas jaringan epitel pada membran mukosa saluran pencernaan, pernapasan, dan reproduksi, serta mengoptimalkan indera penglihatan.

  • Vitamin B kompleks: membantu meningkatkan proses metabolisme sehingga pemanfaatan nutrisi lebih optimal dan efisien. Dampaknya, rasa lapar akan lebih cepat muncul dan nafsu makan ayam akan meningkat. Selain itu, ketersediaan nutrisi untuk mensuplai pertumbuhan dan produksi telur pun juga turut meningkat. Fungsi lain dari vitamin B ialah menjaga fungsi sistem saraf dan membantu produksi sel darah merah.

  • Vitamin C: sebagai anti stres yang baik karena mampu menghambat produksi hormon cortisol, yaitu hormon yang bisa memicu turunnya kekebalan ayam saat stres. Fungsi lainnya untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan sebagai antioksidan (menetralkan racun dan radikal bebas di dalam tubuh).

  • Vitamin D: meningkatkan absorpsi/ penyerapan kalsium dan fosfor di saluran pencernaan yang penting dalam pembentukan tulang, paruh, kuku dan kerabang telur.

  • Vitamin E: sebagai antioksidan, meningkatkan sistem kekebalan, mengurangi kelelahan, membantu mencegah penyakit muscular dystrophy (kelainan otot), meningkatkan fertilitas dan daya tetas telur, serta menurunkan tingkat kematian embrio.

  • Vitamin K: membantu proses pembekuan darah saat terjadi luka, mencegah perdarahan, serta membantu mengikat kalsium dan menempatkannya di tempat yang tepat (di tulang, di kerabang, dll).

Kapan Vitamin Diberikan?

Pada dasarnya vitamin bisa diberikan setiap hari saat ayam dalam kondisi normal. Tujuannya untuk mencegah timbulnya gejala kekurangan vitamin akibat rusaknya vitamin saat pengolahan dan penyimpanan pakan yang tidak tepat. Meski begitu, ada beberapa kondisi lain yang mengharuskan peternak memberikan suplemen vitamin pada ayam. Kondisi tersebut di antaranya ketika:

  1. Stres

    Faktor cuaca (suhu dan kelembaban) dan praktek manajemen pemeliharaan yang kurang baik (tingginya amonia, perlakuan kasar, dll) bisa memicu stres. Ketika stres terjadi pada ayam secara kronis, ayam akan langsung memberikan respon fisiologis. Secara hormonal, kelenjar hipofisa anterior akan mensekresikan hormon ACTH dalam jumlah banyak. Akibatnya, korteks adrenalis terpicu untuk meningkatkan produksi hormon cortisol dalam darah sehingga jumlah antibodi dan kadar vitamin C akan menurun. Di sisi lain, selama stres ayam banyak mengeluarkan COmelalui respirasi dan kehilangan ion tubuh melalui feses.

  2. Terserang penyakit

    Ayam yang terserang penyakit mengakibatkan konsumsi pakannya berkurang. Otomatis kadar vitamin yang masuk ke dalam tubuh ayam juga berkurang. Belum lagi dengan adanya perubahan/luka pada organ tubuh yang membutuhkan suplai vitamin A dan K yang cukup tinggi untuk membantu menghentikan perdarahan dan memperbaiki sel-sel jaringan epitel organ yang rusak.

Selain kondisi stres dan terserang penyakit, suplementasi vitamin juga dibutuhkan untuk memaksimalkan pertumbuhan dan produksi telur. Berikut contoh program pemberian vitamin pada ayam pedaging (Gambar A):

  • Setelah DOC tiba di kandang (chick in), selain air gula, peternak bisa memberikan vitamin B dan C yang cukup tinggi untuk membantu proses awal metabolisme serta mengatasi stres perjalanan. Contohnya, dengan memberikan Vita Chicks atau Strong n Fit. Di dalam Vita Chicks, selain vitamin juga terkandung antibiotik yang bekerja menghancurkan bakteri patogen dalam saluran pencernaan anak ayam sehingga mampu meningkatkan penyerapan nutrisi sejak awal pemeliharaan. Sedangkan Strong n Fit, selain vitamin juga mengandung L-cartinin yang membantu penyerapan kuning telur menjadi lebih optimal.

  • Memasuki minggu ke-II hingga ke-III, berikan vitamin B dan C cukup tinggi, namun dilengkapi pula dengan asam amino. Tujuannya untuk memaksimalkan pertumbuhan berat badan melalui pemanfaatan vitamin serta asam amino. Kita tahu bahwa kebutuhan asam amino ayam umur muda untuk pembelahan dan perkembangan sel tubuh jauh lebih tinggi dibanding ayam tua (fase finisherred). Contoh produk vitamin yang bisa diberikan adalah Broiler Vita atau Solvit.

  • Saat memasuki minggu ke-IV hingga panen, vitamin tambahan seperti NeobroStrong n Fit atau Solvit masih perlu diberikan terutama untuk memaksimalkan metabolisme lemak menjadi energi dan deposisi menjadi daging.

Baca Juga : Cara Memandikan Ayam Aduan Bangkok

Sedangkan untuk ayam petelur pada periode starter, peternak bisa memberikan Vita Chick atau Strong n Fit. Namun ketika masuk periode pullet dan masa bertelur, contoh pemberian suplemen vitaminnya seperti dapat dilihat pada Gambar A. Vitamin untuk ayam petelur, selain untuk mengoptimalkan pertumbuhan bobot badan, vitamin juga digunakan untuk pembentukan telur.

Khusus untuk kondisi-kondisi tertentu (di luar kondisi normal), berikut contoh panduannya:

  • Saat cekaman stres agak tinggi, misalnya menjelang dan setelah pelebaran sekat kandang, turun sekam, lepas pemanas, pindah kandang, sebelum dan sesudah vaksinasi, dll, berikan suplemen vitamin B, C, dan E yang dilengkapi dengan elektrolit (ion). Vitamin tersebut bekerja menghambat hormon cortisol penyebab stres dan mempercepat reaksi perombakan karbohidrat menjadi energi untuk menggantikan energi yang terkuras saat terjadi stres. Contoh produknya ialah Vita Stress.

  • Saat ayam sedang sakit, berikan obat untuk membasmi agen penyebab penyakit yang menyerang (khusus penyakit bakterial atau parasit) disertai dengan suplemen vitamin dosis tinggi. Contoh produk vitaminnya adalah Fortevit. Pemberian antibiotik dan vitamin sebaiknya dilakukan secara terpisah (masing-masing). Hal ini dikarenakan ada beberapa golongan antibiotik yang akan mengalami penurunan daya serap maupun daya kerja saat tercampur dengan vitamin, asam amino maupun mineral tertentu. Misalnya antibiotik dari golongan fluoroquinolon dan tetracycline akan mengalami penurunan daya serap saat dicampur dengan mineral Ca2+, Mg2+ dan Al3+. Sementara antibiotik dari golongan sulfonamida akan mengalami penurunan daya kerja saat dicampur dengan vitamin B atau asam amino.

  • Saat nafsu makan ayam sedang turun, berikan suplemen vitamin B kompleks, seperti produk Injeksi Vitamin B Kompleks atau Kumavit (yang juga mengandung ekstrak herbal Curcuma).

www.mastersabung88.com
http://159.89.197.59/
https://linktr.ee/linkaja88
WA 081297392623