Tips Pemberian Takaran Pakan Pada Ayam Aduan

Tips Pemberian Takaran Pakan Pada Ayam Aduan

Tips Pemberian Takaran Pakan Ayam Aduan

pakan ayam ternak

Salah satu hal yang jangan dilewati dalam memelihara ayam pengaduan ialah memerhatikan Pemberian Takaran Pakan Pada Ayam Aduan

Memperhatikan pakan yang dimakan oleh ayam menjadi satu diantara langkah menjaga ayam Bangkok siap beradu yang perlu benar-benar diperhatikan.

Tidak cuma untuk sumber energi, makanan pada ayam Bangkok bisa juga menambahkan perform sampai mempengaruhi perilaku ayam pengaduan saat bertanding. Dalam memelihara ayam Bangkok, mengukur takran pakan yang dimakan jadi benar-benar penting.

Informasi! Salah satunya tipe ayam bangkok ialah Ayam bangkok Hitam Jergem. Ayam ini mempunyai stamina dan ketahanan pada beragam jenis pukulan. Kelebihan ini sebagai hal yang paling mencolok dari ayam ini walau jarang-jarang melejitkan pukulan tetapi ayam ini benar-benar tahan pada pukulan lawan.

Baca Juga : Mau Buka Usaha Ternak Ayam? Ini Beda Keuntungan Ayam Petelur Vs Pedaging

Ukuran pakan untuk ayam Bangkok, harus disamakan dengan berat tubuh ayam Bangkok yang anda punyai. Ayam Bangkok dengan rata-rata berat tubuh di antara 3kg sampai 4 kg ukuran makan yang diberi sejumlah 200 sampai 300 g pakan.

Jumlah itu diberi dalam setiap memberi makan pada sebuah hari. Selainnya berat tubuh ukuran ayam kecil dan ayam dewasa mempunyai jatah yang berbeda.

Untuk ayam dewasa yang hendak jadi pengaduan, anda dapat menambah jagung utuh untuk tambahan makanan karena bermanfaat untuk membuat paruh ayam jadi lebih kuat.

agen resmi sabung ayam online

www.mastersabung88.com
http://159.89.197.59/
https://linktr.ee/linkaja88
WA 081297392623

Mau Buka Usaha Ternak Ayam? Ini Beda Keuntungan Ayam Petelur Vs Pedaging

Mau Buka Usaha Ternak Ayam? Ini Beda Keuntungan Ayam Petelur Vs Pedaging

Secara umum di Indonesia terdapat 2 jenis ternak ayam, yaitu ayam layer (telur) dan juga pedaging (potong). Adapun kedua jenis ayam ternak ini memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Lantas mana yang lebih menguntungkan?
Sebelumnya kepada detikcom Kepala Dinas Peternakan Kota Blitar Adi Andhaka mengatakan sebenarnya keduanya sama-sama menguntungkan. Sebagaimana diketahui Kota Blitar merupakan penyumbang pasokan telur nasional sebanyak 30%.

Peternak ayam layer di sana bisa menghasilkan puluhan ton telur dalam sebulan. Jadi tak salah kalau daerah ini bisa jadi tempat menimba ilmu bagi kamu yang ingin memulai usaha ternak ayam.

Dari segi modal, ayam broiler bisa dikatakan lebih sedikit dibandingkan dengan ayam layer. Untuk ayam broiler modal yang harus dikeluarkan cukup dengan bibit Day Old Chicken (DOC) dan juga kandang. Sedangkan untuk ayam layer modal yang harus dikeluarkan akan lebih besar karena ayam telur harus dibarengi dengan vaksin untuk menghindari penyakit.

“Memang ayam petelur dapat menghasilkan telurnya setiap satu hari. Tetapi jangka panen yang panjang yaitu sekitar 24 bulan membuat peternak harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk membeli pakan yang harus dibeli setiap harinya,” ungkap Adi saat ditemui detikcom beberapa waktu yang lalu.

Dari segi perawatan, ayam broiler bisa dikatakan membutuhkan pakan yang berprotein lebih tinggi dibandingkan dengan ayam layer, tetapi jangka waktu panen yang pendek membuat pakan ayam broiler tidak terlalu banyak. Berbeda dengan ayam layer yang membutuhkan pakan 120 gram per harinya untuk 1 ekor ayam dengan jangka waktu panen hingga 24 bulan.

“Selain mengurus karyawan, menjadi peternak ayam ini juga harus mengurus nyawa ayam. Sebelum datang DOC, bersihkan kandang, alat-alat harus komplit, semua disiapkan dengan baik. Kalau ada yang sakit ayamnya dipisahkan, vaksinasi, diberi pengobatan,” imbuh Adi.

Untuk pemasaran, Adi menyarankan peternak ayam broiler bermitra dengan industri agar pemasarannya lebih terjamin. Berbeda dari ayam layer yang bisa dilakukan secara mandiri dan tidak bermitra.

“Kalau ayam pedaging itu saya sarankan jangan mandiri namun kemitraan, karena semua (pasar) berada di bawah perusahaan. Ayam pedaging itu usia panennya sekitar 33-34 hari, pembersihan kandang sekitar 2 bulan atau 60 hari,” jelas Adi.

Adi juga menuturkan untuk ayam broiler setahun dapat panen hingga 6 kali dan bisa 4 kali mendapatkan keuntungan, tetapi juga masih bisa mengalami kerugian hingga 2 kali, sebab sektor ayam pedaging sudah dikuasai oleh pabrikan. Dari segi modal, ayam broiler juga lebih kecil dibandingkan dengan ayam layer.

“Karena sektor ayam pedaging sudah dikuasai oleh pabrikan, mereka sudah punya breeding farm untuk menghasilkan DOC (Day Old Chicken, ayam yang baru menetas), pabrik pakan, RPU (rumah potong unggas), pasar, sistem, dan masuk juga di masyarakat kemitraan,” tutur Adi.

Berbeda dari ayam broiler yang bermitra sehingga dapat dengan mudah mendapatkan pasar, ayam layer kebanyakan dilakukan secara mandiri, sehingga seluruh biaya pakan hingga pemasaran harus dipikirkan sendiri oleh peternak.

“Ya kalau ayam layer karena tidak bermandiri jadi harus kerja keras mencari pasar, itu dia kuncinya kalau ingin menjadi peternak ayam layer adalah sabar,” tuturnya.

Jadi bila ditanya mana yang lebih untung, sebenarnya keduanya punya keuntungan dan kerugiannya masing-masing. Namun, beberapa peternak di Blitar lebih memilih untuk beternak ayam layer karena harganya lebih stabil dibandingkan dengan ayam pedaging.

www.mastersabung88.com
http://159.89.197.59/
https://linktr.ee/linkaja88
WA 081297392623

5 Tahap Pemberian Pakan Ayam Bangkok Berdasarkan Umur

5 Tahap Pemberian Pakan Ayam Bangkok Berdasarkan Umur

5 Tahap Pemberian Pakan Ayam Bangkok Berdasarkan Umur

Seperti hewan lainnya, dalam beternak ayam bangkok, pakan menjadi faktor yang sangat penting. Jika kamu menginginkan ayam yang sehat, kuat, dan tangguh, berikan pakan ayam bangkok yang tepat, baik jenis, waktu, maupun cara memberikannya.

Kebutuhan nutrisi ayam bangkok pada setiap tahap pertumbuhannya tidaklah sama. Oleh karena itu, pakan yang diberikan pada ayam pun berbeda, tergantung umurnya. Tulisan di bawah ini mengulas tahap pemberian pakan yang tepat berdasarkan usia ayam.

Pakan Ayam Bangkok Untuk Usia 2 Hari – 2 Minggu

Seperti hewan lainnya, dalam beternak ayam bangkok, pakan menjadi faktor yang sangat penting. Jika kamu menginginkan ayam yang sehat, kuat, dan tangguh, berikan pakan ayam bangkok yang tepat, baik jenis, waktu, maupun cara memberikannya.

Kebutuhan nutrisi ayam bangkok pada setiap tahap pertumbuhannya tidaklah sama. Oleh karena itu, pakan yang diberikan pada ayam pun berbeda, tergantung umurnya. Tulisan di bawah ini mengulas tahap pemberian pakan yang tepat berdasarkan usia ayam.

Pakan Ayam Bangkok Untuk Usia 2 Hari – 2 Minggu

pakan ayam bangkok berkualitas

Salah satu cara merawat ayam bangkok yang benar adalah memberikan pakan di waktu yang tepat, yaitu sesudah berusia 2 hari. Sebelum itu, ayam anakan cukup diberi air minum yang bisa juga dicampur vitamin.

Karena pada usia ini ayam masih sangat kecil dan lemah, makanan yang diberikan harus bertekstur halus. Anak ayam masih belajar untuk mematuk dan belum bisa menelan makanan yang ukurannya lebih besar.

Zat gizi yang paling dibutuhkan ayam bangkok pada usia ini adalah protein dan lemak. Oleh karena itu, pakan yang bagus untuk diberikan adalah pakan ayam pedaging. Selain tinggi protein dan lemak, ukurannya pas dan aromanya juga sangat disukai anak ayam.

 

Pakan Ayam Bangkok Untuk Usia 2 Minggu – 1 Bulan

Menginjak usia 2 minggu, keterampilan anak ayam bangkok untuk mematuk sudah semakin baik, bahkan mulai aktif mencari sendiri makanan di sekitarnya. Ia juga sudah mampu makan makanan yang berukuran agak besar.

Di usia ini, kebutuhan anak ayam akan nutrisi juga berubah. Untuk menjaga agar pertumbuhannya tetap normal, kandungan lemak pada pakan ayam harus dikurangi. Komposisi zat gizi yang paling baik untuk anak ayam usia ini adalah protein 20%, serat 6%, dan lemak 3%.

Jenis makanan yang biasa diberikan di usia ini adalah campuran antara bekatul, jagung, dan tepung ikan dengan perbadingan 3:2:1. Namun, makanan yang dicampur sendiri secara manual tidak dapat diukur nilai gizinya secara akurat sehingga bisa berubah-ubah.

Untuk memastikan komposisi nutrisinya sesuai dengan kebutuhan anak ayam, banyak peternak yang memilih menggunakan pakan khusus, seperti HI-PRO-VITE 591. Karena dibuat di pabrik, perbandingan masing-masing zat gizi dalam pakan ini sudah diukur secara tepat dan seimbang.

Pakan Ayam Bangkok Untuk Usia 1–3 Bulan

Pada rentang usia ini, anak ayam sudah mulai dilepas dari kandang atau diumbar, tetapi harus dibatasi karena masih rentan terhadap penyakit. Saat anak ayam berusia 1 bulan, pengumbaran bisa dilakukan paling lama 1 jam setiap hari dan pada umur 2 bulan, maksimal 2 jam setiap hari.

Masa pengumbaran ini sangat penting terutama jika KAMU memelihara atau membudidayakan ayam bangkok birma. Jenis ayam yang satu ini sangat terkenal aktif, lincah, dan cekatan. Jika selalu dikurung, ayam akan menjadi malas bergerak.

Pakan ayam bangkok yang paling tepat untuk usia ini adalah makanan khusus yang berkode 591,592, dan 593. Kode yang digunakan menunjukkan tahapan usianya, yaitu:

  • kode 591 untuk anak ayam usia 1 bulan;
  • kode 592 untuk anak ayam usia 2 bulan; dan
  • kode 593 untuk anak ayam berusia 3 bulan.

Agar ayam cepat gemuk, sebagian peternak memberikan kyojin atau pakan ayam-raksasa di usia 2 bulan. Pakan ini berupa campuran serbuk enzim dan bahan lain yang tinggi protein, lemak, serta kalsium dan biasa diberikan oleh para peternak ayam shamo di Jepang.

Pakan Ayam Bangkok untuk Usia 3 – 6 Bulan

pakan ayam bangkok

Memasuki usia ini, unggas muda semakin aktif mencari makan sendiri, berlari-lari, bahkan tarung-tarungan hingga berjam-jam lamanya, terutama ayam bangkok super. Pakan yang diberikan harus bisa memenuhi kebutuhan energinya yang semakin besar.

Pakan yang paling baik untuk diberikan adalah jenis khusus dengan kode 593 untuk umur 3 bulan dan kode 594 bagi umur 4 bulan. Untuk usia anak ayam yang sudah menginjak 6 bulan, gunakan campuran pakan butiran berkode 594 dengan beras merah.

Ayam juga bisa diberi suplemen tambahan, seperti vitamin B kompleks dan kalsium/kalk agar cepat besar. Fungsinya adalah untuk membantu supaya pertumbuhan bulu dan tulang berjalan secara maksimal.

Baca Juga : Vitamin Dan Manfaatnya Bagi Ayam Aduan

Pakan Ayam Bangkok untuk Usia 6 – 8 Bulan

pakan ayam bangkok

Ayam yang sudah mencapai usia 6 bulan sudah tergolong dewasa. Makanan yang dibutuhkan ayam pada usia ini, tepatnya di usia 7 bulan, adalah yang mengandung protein untuk membentuk tubuh dan otot yang kuat.

Beras merah adalah jenis pakan yang paling tepat untuk diberikan di usia ini, sebagai pengganti voer dan makanan pabrikan. Namun, voer masih bisa diberikan sesekali sampai proses pertumbuhan bulu-bulu ayam selesai dengan sempurna.

Contoh variasi makanan yang bisa diberikan adalah beras merah, nasi, atau voer dengan kode lebih tinggi. Beberapa jenis pakan ayam bangkok tersebut diberikan secara bergantian atau dicampur dan bisa diberikan dalam bentuk pakan basah maupun kering.

Pada usia ini, ayam bangkok betina sudah siap bertelur sehingga inilah waktu yang tepat bagi kamu jika ingin mengembangbiakkan ayam. Kamu bisa memberikan pakan khusus pada ayam agar cepat bertelur.

Pakan khusus tersebut berupa campuran antara pakan pabrikan, bekatul, nasi atau aking (dengan perbandingan 1:2:1) dan sedikit air. Selain itu, ada juga peternak yang menambahkan suplemen ke dalam minuman untuk calon indukan ayam.

Untuk menghemat biaya, pakan pabrikan bisa diganti dengan pakan fermentasi. Dedak/bekatul, gula pasir, suplemen probiotik, dan air dicampur dalam wadah tertutup dan difermentasikan selama 5 hari.

Badan yang tegap dan kuat adalah ciri khas sekaligus merupakan keunggulan yang dimiliki ayam bangkok yang membuat harganya tinggi dan banyak dicari. Semoga ulasan mengenai pakan ayam bangkok ini bisa membantumu sukses membudidayakan ayam jawara ini.

DAFTAR AKUN SABUNG AYAM 


www.mastersabung88.com
http://159.89.197.59/
https://linktr.ee/linkaja88
WA 081297392623